Archive for December, 2006
Masih tentang Paris
Menyambung cerita saya minggu lalu, saya masih akan curhat tentang kesan saya akan Paris. Mumpung masih segar dalam ingatan.
Restoran dan budaya gastronomi
Seperti yang saya bilang, di Paris restoran dan kafe bertebaran di mana-mana. Saling bersebelahan dan berdempetan di jalanan kecil. Serunya, jenis makanan, harga, dan pelayanan yang ditawarkan sangat beraneka ragam.
Jadilah saya berwisata [...]
Pipit di Paris
Akhirnya..akhirnya, bisa juga saya berkunjung ke kota Paris di negara tetangga. Setelah hampir enam tahun, baru akhir minggu kemarin saya menjejakkan kaki di kota cahaya itu.
Diawali dengan deg-degan, memeriksa visa di paspor setiap 5 menit. Nunggu di antrian loket imigrasi sambil ngedumel melihat kenyataan abadi dimana Xaf cuma perlu 2 detik (serius…petugas imigrasi cuma lihat [...]
To be or not to be
One miserable person condemned me being an Asian who discarded the Asianness just because I can integrate myself in European society. With outmost arrogance and narrow mindedness polished with identity articulation, she claimed to be a superior Asian than me, a shallow Asian leaving in Europe, because she thinks to be prouder of her region [...]
Read Full Post | Make a Comment ( 1 so far )