Kecil itu…

Posted on October 18, 2005. Filed under: Komentar - Passing thoughts and opinions |

Kecil itu:

melelahkan…bagaimana nggak melelahkan, satu langkah temen sebelah berarti satu setengah atau dua langkah untuk si kecil. Jadi harus sering jalan cepet atau lari-lari kecil untuk menyamakan langkah.

bikin minder…setiap berada di kerumunan selalu merasa di 'kelek' in, wong kepala cuman sampai di bahu orang-orang di sekeliling.

berbahaya…di tengah-tengah konser atau keramaian, siap-siap aja kena sikut sana-sini.

tapi, kecil itu:

menyehatkan…ya karena harus sering lari-lari kecil dan jalan cepat jadi sehat kan🙂

hemat…kan bisa beli baju untuk anak kecil. Harganya 30% lebih murah dari baju orang dewasa.

mewah…mewah mana, walkman yang sebesar batu ulekan atau mini IPod?

disayang sama tukang jahit…kan langganan motong celana atau ngecilin baju.

menggoda…pick up line: "Excuse me, could you please help me? It's too high for me." *twink twink*

mungil…yeeee tautological..

gesit…di tengah-tengah pasar bisa selip sana selip sini.

aman…jarang orang yang merasa terancam sama orang imut. Aman dari praduga polisi.

nyaman…kaki nggak perlu terjepit di kursi pesawat kelas ekonomi. Bisa guling sana guling sini di kursi bis antar kota, dan bisa tidur terlentang di kursi mobil mana aja.

*Ide yang muncul ketika harus berdiri tersudut di tengah-tengah bis yang penuh sesak.

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

5 Responses to “Kecil itu…”

RSS Feed for Another try Comments RSS Feed

Weh..

Meski kecil, tapi semangat tetap harus besar ya🙂

Selamat berjuang menghadapi ujian kuliah ! Semangat semangat !

Gue aja lg berjuang biar jadi ‘kecil’😛

Hari gini orang bisa survive atau sukses bukan dari ukuran badan atau tenaganya, syukur kita bukan hidup di jaman Jahiliyah ya heheh..

Ayo pipit tetap S E M A N G A T !!

bwihihihi saya cengar cengir ngga jelas baca postingan ini mbayangin jij dikelekin di bis. ah gede juga mewah ah bu, hayo itu pesawat yang terbaru seri apaan tuh dibanding fokker 28? *ukuran bodi segede gajah jg prutes dibilang ngga mewah hahahahahahahaha*

Andry: Terima kasih, semangatnya masih sisa kok sedikit. Cukup buat bikin paper. Sekarang tinggal post-paper syndrom..lemes dan kepala kosong. hehehe.

Nana: Yee…kan namanya membela diri. Daripada ngedumel “kenapa gue dilahirkan dengan kaki pendek, atau kenapa dulu pas disuruh minum susu selalu dikasihin ke Bruno”, lebih baik mencoba menghibur diri dan melihat sisi baiknya menjadi orang imut..hahaha🙂

Wira: Tapi Wir, kalau latihan judo, ukuran tetap menjadi masalah. Gue rasanya nggak mungkin deh bisa ngebanting judo-ka kelas 100 kg.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: