Kesalahan umum dalam latihan menulis bahasa Inggris

Posted on February 15, 2006. Filed under: Kursus bahasa Inggris |

Melanjutkan posting saya sebelumnya, kali ini akan dibahas bagaimana menulis bahasa Inggris dengan baik. Sebelum saya dianggap profesional atau apa, saya mau memberi pengakuan kalau saya hanya seorang pelajar ketuaan. Pelajar yang sudah dan selalu berkutat dalam menulis dalam bahasa Inggris. Jadi, tulisan saya ini hanyalah pengalaman pribadi, yang walaupun cetek namun saya rasa ada gunanya untuk mereka yang masih mau membaca omelan saya.🙂

Kalau ada yang bilang berbicara dalam bahasa Inggris itu susah, menulis dalam bahasa Inggris itu lebih susah lagi! Saya rasakan sendiri frustasinya saya melihat berbagai coretan editing Xaf, my personal editor, di setiap lembar tugas saya. Dan ketika saya akhirnya sudah tergembleng dalam menulis bahasa Inggris lebih teliti, saya malah sempat dijadikan editor dadakan teman saya. Dari berbagai pengalaman saya ini, saya menemukan pola kesalahan umum dalam tulisan bahasa Inggris yang saya (atau teman) bikin. Kesalahan kecil, namun vital. Kesalahan yang sebenarnya bisa dihubungkan dengan bahasa ibu si penulis.

Satu perbedaan utama antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris adalah konjugasi kata kerja. Kalau dalam bahasa Indonesia konjugasi kata kerja hanya dipengaruhi oleh fungsi imbuhan; dalam bahasa Inggris, konjugasi kata kerja dikondisikan oleh subjek dan waktu.

Contoh 1 :
Bahasa Indonesia : Saya pergi (kemarin).
Bahasa Inggris : I go, I went (yesterday), I have gone (yesterday)

Contoh 2 :
Bahasa Indonesia : Dia pergi (kemarin).
Bahasa Inggris : She goes, She went (yesterday), She has gone (yesterday)

Bisa dilihat tidak bedanya? Dalam bahasa Indonesia kata kerja pergi tidak mengalami perubahan, walaupun subyek dan waktu sudah berbeda. Berbeda dalam bahasa Inggris, kata kerja go berubah menjadi goes, went, have gone, dan has gone, tergantung oleh berubahnya subyek dan waktu.

Anjuran pertama:
Perhatikan konjugasi kata kerja dalam menulis. Subyek dan tense sangat menentukan benar tidaknya suatu kalimat. Untuk ini, anda berarti harus juga berusaha untuk mempelajari konjugasi kata kerja dalam bahasa Inggris. Baik yang teratur (dengan menambahkan -ed dibelakang kata kerja murni), seperti play-played-played, maupun yang tidak teratur, seperti go-went-gone.

Jangan khawatir, di kamus atau buku grammar bahasa Inggris, biasanya sudah disediakan daftar kata kerja yang tidak beraturan. Cukup disimak dan sering-sering digunakan. Pasti akan terbiasa dengan perubahan kata kerja tersebut.🙂

Perbedaan mendasar lain yang suka membuat kesalahan dalam penulisan adalah tidak adanya sistem to be dan auxiliary verb dalam bahasa Indonesia. Yang dimaksud dengan to be adalah, am, is, are. Sedangkan auxiliary verbs adalah do dan have.

Kelengahan dalam menampilkan to be dan auxiliary verbs terutama terlihat ketika dalam menulis kalimat negatif atau kalimat dalam waktu lampau. Kesalahan yang lain adalah dengan salah menggunakan kedua kata penting tersebut. Ketika harus menggunakan to be malah menggunakan auxiliary verbs dan sebaliknya.

Anjuran kedua:
To be biasanya digunakan untuk kata sifat, sedangkan auxiliary verbs digunakan untuk kata kerja.

Jadi seharusnya I intend, bukan I am intend (ingat, do dalam kalimat positif tidak ditulis kecuali untuk penegasan). Sedangkan kalimat dengan happy menjadi I am happy, bukan I happy.

Ketika harus menulis kalimat negatif sebenarnya lebih gampang untuk mengingat harus memakai yang mana. Sadar tidak kalau dalam bahasa Indonesia ada tiga macam kata untuk negasi (penolakan): tidak, bukan, jangan. Nah…ini bisa jadi acuan. Kalau ingin mengatakan "tidak" yang diikuti kata sifat, seperti dalam kalimat saya tidak cantik, maka bahasa Inggrisnya menjadi I am not pretty. Untuk "bukan" juga seperti itu. Jadi, saya bukan artis menjadi I am not an actress (Thanks to Macchi and Mahli for the correction). Sedangkan kata jangan, menjadi don't; seperti di dalam kalimat Don't eat!.

Ingat saja formula mudah di bawah ini:
1. Subyek + to be + kata sifat / nama / profesi / tempat
2. Subyek + to be + not + kata sifat / nama / profesi /tempat (untuk kalimat negatif)

3. Subyek + auxiliary verbs (do atau have dan konjugasinya) + kata kerja (konjugasi)
4. Subyek + auxiliary verbs + not + kata kerja

Sekian dulu untuk saat ini. Semoga bermanfaat dan tidak semakin menambah pusing kepala.

Another posting on common mistakes in english writing by Indonesian (at least me) will come soon.🙂

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

14 Responses to “Kesalahan umum dalam latihan menulis bahasa Inggris”

RSS Feed for Another try Comments RSS Feed

i’m not an artist.

Dan bagaimana nasib kami, student of romance languages yang mesti berkutat dengan enam bentuk konjugasi, tenses yang hampir dua digits ??? iregularitas, elision, liaison, contraction … tak ada yahg memperhatikan kami-kami ini.

LOL

a pluche

ada satu lagi kesalahan yg menurutku paling umum:

Bukan: you are suck/it is suck/he is suck/she is suck/we are suck/they are suck

Tapi: you suck/it sucks/he sucks/she sucks/we suck/they suck

gitu kan?😀

dan satu lagi: masalah article, “a” dan “the”.
Misalnya
– “I am not an actress”

Yg ini pengalaman pribadi… sering diingetin ama temen2 yg native speaker.

Macchi: Merci mon ami! J’ai déja ajouté quelque explanations dans la deuxième partie.🙂

Anonymuis: iya..betul..kata sifat yang tidak diawali to be. Sampai sekarang pun gue masih sering banget salah. Masih nggak jelas aturan mainnya.😦

Mahli: Makasih banyak masukannya. Saya juga sering salah dalam penggunaan artikel. Sudah saya coba beri penjelasan di bagian kedua.🙂

“Contoh 2 :
Bahasa Indonesia : Dia pergi (kemarin).
Bahasa Inggris : She goes, She went (yesterday), She has gone (yesterday)”

Dalam kasus ini, She has gone (yesterday) : yesterday tidak relevan, karena ia bisa saja telah pergi (kemarin, dua hari lalu, minggu lalu, atau pagi ini, atau semenit yang lalu) eg. she’s gone to the shop.

mchtto

Hayyahhh macchi…itu kan cuma contoh konjugasi kata kerja dalam past perfect tense. Makanya kata kemarin diberi tanda kurung…*ngeles dan membela diri* hihihi

Terima kasih banya buat tambahannya. Semoga membuat yang baca lebih tahu..🙂

iya saya tau.

topiknya terlalu luas, buku grammar aja yg tebelnya amit-amit belum bisa meng-cover seluruh topik.

teruskan usahamu pipit. ah, kamu kebanyakan waktu senggang. lol

mchto

[…] Pipit (kesalahan umum dalam latihan menulis bahasa inggris), berseri. […]

Wah tips yang berguna banget! Semangat ya! Soalnya pingin juga menulis dengan benar. (Jadi malu melihat komen di atas: it sucks, saya biasa memakai it’s sucks) hehehe.

terima kasih atas penjelasannya

[…] saya baru baca posting Kesalahan umum dalam latihan menulis bahasa Inggris, cukup memberi gambaran tentang menulis dalam bahasa inggris yang baik dan benar. Terima kasih Mbak […]

hai, I am still student in Senior Vocational High School (SMK N 1 Purwakarta, Jawa Barat). So nice article!!!

so wonderful when everyone doesn’t remember it yet. You remember All People that so many misunderstanding in English Writing!!!

I will Publish it to other!!

thank, Sir!!

Visit =====> http://ecovs-smkn1purwakarta.co.cc/

Terima kasih banyak ini sangat bermanfaat, saya tunggu untuk posting selanjutnya

ada gak sih referensi buku yang berhubungan dengan konjugasi dalam bahasa inggris? karena referensi buku yang sering saya temukan hanya membahas tentang konjugasi dalam bahasa jerman.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: